Bahaya Menggunakan Ban Vulkanisir – Classic Leather

tips merawat cat mobil
8 Tips Merawat Cat Mobil Agar Lebih Tahan Lama
October 23, 2016
tips membeli mobil baru
12 Tips Membeli Mobil Baru agar Tidak Salah Pilih – Classic Leather
October 27, 2016

Bahaya Menggunakan Ban Vulkanisir – Classic Leather

bahaya menggunakan ban vulkanisir

Bahaya Menggunakan Ban Vulkanisir – Ban adalah salah satu komponen yang bergesekan langsung dengan jalan. Komponen ini paling mudah diketahui kapan harus diganti dari tampilan fisiknya. Harganya yang mahal bagi sebagian kalangan membuat ban vulkanisir adalah pilihan alternatif. Untuk menghemat pengeluaran mereka. Ban vulkanisir tentu bukan ban standar yang direkomendasikan untuk dijadikan komponen dalam kendaraan.

Ban vulkanisir adalah ban yang telah didaur ulang (rekondisi) untuk menghasilkan kembangan ban baru dengan cara menempelkan lapisan grip (kembangan) baru di atas lapisan ban lama yang telah gundul. Umumnya cara memvulkanisir ban adalah dengan mengikis atau mengerok kembali ban sampai terlihat kembangannya kembali.

Pembuatan ban vulkanisir terdapat 2 macam cara, yang pertama adalah ban langsung dikerok, kemudian yang kedua adalah ban ditempeli karet terlebih dahulu, kemudian baru dikerok. Kedua cara ini tentu sama-sama tidak aman karena ban yang dikerok akan menjadi lebih tipis, tipisnya ban tentu sangat berbahaya karena mudah meledak dan bocor, dan ban yang telah ditempeli karena akan membuat ban berat dan tidak seimbang.

bahaya menggunakan ban vulkanisir

Ban vulkanisir bisa membahayakan keselamatan penggunanya. Alasan utamanya adalah daya cengkram yang berkurang karena kualitas kembangan yang jelek. Harga ban vulkanisir yang murah membuat pengendara mengindahkan keselamatan mereka, harga ban vulkanisir sekitar 700rb an dan ban bekas yang masih dalam kondisi baik harganya 350 rb atau bisa lebih, sedangkan ban vulkanisir 150 rb saja, perbedaan yang cukup jauh.

Pengendara beranggapan, ban vulkanisir aman untuk kendaraan mereka, alasannya karena kembangan telah kembali dalam kondisi seperti semula. Padahal fungsi kembangan bukan untuk mencengkram permukaan aspal, melainkan untuk membuang air yang terjebak di tengah-tengah ban sehingga ban tidak terpeleset saat melewati genangan air.

3 bahaya menggunakan ban vulkanisir

  1. Daya cengkram berkurang

Ban vulkanisir memiliki kontrol traksi atau daya cengkram yang rendah, hal ini terjadi karena kualitas kembangan yang kurang bagus dan usia ban yang sudah kadaluarsa untuk dipakai. Ban ini mudah selip saat pengereman dan dibawa untuk menikung. Oleh karena itu, jika terpaksa menggunakan ban seperti ini hati-hati saat merem mendadak karena akan sangat berbahaya dan saat menikung karena sangat berbahaya.

  1. Kurang Nyaman Dipakai

Ban yang sudah dipakai dan memasuki masa kadaluarsa seharusnya sudah dipakai lagi, karena ban yang sudah getas/ keras dan pecah-pecah sangat tidak nyaman untuk digunakan, kendaraan Anda akan terasa tidak empuk karena ban tidak bisa lagi meredam jalan yang kasar dan langsung ke suspensi.

Ban vulkanisir kurang nyaman untuk menikung, akselerasi dan pengereman. Kadang pengendara akan merasa tidak seimbang karena ban ban vulkanisir lebih berat dari aslinya akibat dari penempelan karet sebelum dikerok.

Baca juga : 8 Tips Merawat Cat Mobil Agar Lebih Tahan Lama

  1. Rawan meledak

Jika kendaraan Anda membawa beban berat dan memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi akan memacu meledaknya ban karena tipisnya lapisan ban vulkanisir, sehingga ban mudah rusak dan robek kemudian menimbulkan meledak.

Penggunaan ban vulkanisir

Ban vulkanisir sebaiknya tidak digunakan untuk kendaraan bermotor, umumnya digunakan oleh armada bus atau truk yang memiliki 4 roda. Jika salah satu ban meletus maka masih ada 3 ban yang bisa jadi penyelamat. Pemilik armada bus/truk mengaku bahwa harga ban baru yang relatif mahal membuat mereka memilih ban vulkanisir untuk mengurangi cost.

Untuk ban bagian depan sangat jarang ditemukan, biasanya mereka menggunakan ban bekas untuk ban depan tapi bukan ban vulkanisir, karena jika ban depan meletus akan sangat sulit untuk dikendalikan, yang mengakibatkan kecelakaan.

Demikian informasi mengenai bahaya menggunakan ban vulkanisir untuk kendaraan Anda. Untuk keselamatan Anda sebaiknya jangan gunakan ban vulkanisir, jika terpaksa memakainya harus berhati – hati. Jangan membawa kendaraan Anda dengan menggunakan ban vulkanisir.

Salam Otomotif – Classic Leather

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: